Sponsor : Mohabibi
HP/WA : 081520343798
Waringin Barat - Kalimantan Tengah
 Post : 2020-03-26 15:33:09, dibaca : 337 kali

BERTA ECO RACING

webidaman.com

Move On, Saatnya Pertamina Dukung Gerakan Sedekah Udara Bersih Bersama PT BEST


Prihatin. Kualitas udara Jakarta pada hari Minggu 11 Agustus 2019 tergolong tidak sehat. Seperti terpantau dalam laman AirVisual sekitar pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Jakarta mencapai angka 171, yang berarti berada pada posisi level merah.

Dengan angka itu, Jakarta mempertahankan predikat sebagai kota "juara" dengan kualitas udara terburuk di dunia, disusul Hanoi, Vietnam.

Pada hari tersebut termasuk tiga hari kedepannya, Jakarta juga menjadi kota dengan kualitas terburuk disusul Tashkent, Uzbekistan dengan AQI 157 serta Lahore, Pakistan dengan AQI 155.

AirVisual menggunakan rentang angka AQI 0-500, di mana semakin tinggi angka AQI semakin tinggi pula tingkat polusi udaranya.

Terdapat enam kategori, masing-masing dengan AQI 0-50 baik, 51-100 sedang, 101-150 tidak sehat untuk kelompok rentan, 151-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, 301-500 berbahaya.Perlu Kepedulian Semua Pihak

Berangkat dari kondisi udara yang buruk di ibukota Republik Indonesia Jakarta itu berikut dengan segala dampaknya, sudah selayaknya semua pihak termasuk Pertamina selaku penyuplai bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan bermotor peduli terhadap kondisi itu. Jika dibiarkan terus-menerus tidak hanya akan menambah kondisi buruk seiring terus meningkatnya jumlah kendaraan bermotor berbahan bakar minyak, ke depan efeknya juga dapat mengancam kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Move On, langkah apa yang dapat dilakukan? Bila saran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar seluruh kendaraan bermotor memenuhi standar emisi. Berbeda dengan langkah PT Bandung Eco Sinergi Teknologi (PT BEST) selaku produsen pil organik Eco Racing. PT BEST mengajak masyarakat menggunakan pil Eco Racing sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM) kendaraan bermotor sebagai bentuk gerakan sedekah udara bersih tanpa emisi karbon.

Penulis yakin bila seluruh pemilik kendaraan bermotor di DKI Jakarta dan sekitarnya melaksanakan gerakan sedekah udara bersih dengan menggunakan pil organik Eco Racing temuan Sarjana Institut Teknologi Bandung (ITB) Haji Febrian yang juga CEO PT BEST sebagai campuran BBM, diyakini kualitas udara DKI Jakarta yang buruk dapat disehatkan atau dinormalkan kembali.

Pasalnya, hasil uji laboratorium yang dilakukan PT BEST membuktikan, dengan mencampur pil organik Eco Racing ke dalam tangki BBM kendaraan bermotor dengan dosis tertentu mampu menghilangkan emisi karbon kendaraan bermotor hingga 100 persen.

Tidak hanya emisi karbon yang menjadi 0 persen, justru dengan menggunakan pil Eco Racing sebagai campuran BBM, performa mesin kendaraan menjadi lebih bertenaga, pembakaran BBM di ruang bakar mesin lebih sempurna, ruang bakar mesin menjadi bersih, sekaligus dapat menghilangkan kerak di tangki dan di ruang mesin.

Manfaat lanjutan dengan rutin menggunakan pil Eco Racing sebagai campuran BBM, mesin kendaraan menjadi awet alias tidak cepat rusak. Bahkan pemakaian BBM menjadi lebih hemat hingga mencapai 30 sampai 50 persen.

Pengalaman Penulis dengan mencampur 1 butir pil Eco Racing mobil bensin dengan 20 liter Pertalite, jarak Kota Medan dengan Kota Tebing Tinggi di Sumatera Utara sejauh 79,6 kilometer menggunakan Toyota Rush pergi dan pulang hanya menghabiskan 5 liter Pertalite. Sedangkan sebelum mencampur Pertalite dengan pil Eco Racing Toyota Rush menghabiskan 10 liter Pertalite. Berarti pemakaian 20 liter BBM Pertalite dengan mencampur 1 butir pil Eco Racing menghemat pemakaian Pertalite hingga 50 persen yaitu dari 10 liter menjadi 5 liter saja. Selama dalam perjalanan, tarikan mesin juga lebih bertenaga. Luar biasa, mantul (mantap betul).

Manfaat pemakaian pil organik Eco Racing produksi PT Bandung Eco Sinergi Teknologi (PT BEST) ini juga dirasakan keluarga dan teman-teman Penulis, baik untuk mesin kendaraan ber-BBM bensin maupun solar.

Harganya juga tidak terlalu mahal, 1 pil Eco Racing mobil bensin/solar hanya seharga Rp 25 ribu per butir atau Rp 20 ribu per butir jika member PT BEST. Sementara untuk sepeda motor dijual eceran Rp 5 ribu per butir dan jika member hanya Rp 4 ribu per butir. Pembelian dilakukan di Stokis-Stokis PT BEST yang tersebar di seluruh Kota besar yang ada di Indonesia.

Bila pemakaian pil Eco Racing mampu menghilangkan emisi karbon hasil pembakaran mesin kendaraan bermotor, maka selayaknya lah Pertamina bersama stakeholder bersinergi dengan PT BEST selaku produsen pil organik Eco Racing membuka gerai di setiap Stasiun Pengisian BBM Umum (SPBU) dengan sistem bagi hasil.

Dengan demikian, Pertamina dan PT BEST sama-sama untung dan masyarakat juga diuntungkan. Begitu pula dengan gerakan sedekah udara bersih PT BEST yang sejalan dengan program "Pertamina Sobat Bumi" dapat terlaksana dengan baik untuk bersama-sama "Move On" terhadap energi (BBM) yang dipakai di Indonesia lebih ramah lingkungan. Semoga....***


Terima Kasih
Sinergy Eco Racing
www.membangunrasakebersamaan.com
Peluang bisnis sinergy eco racing - go berkah no riba, karya anak bangsa untuk Indonesia
Pengunjung
Peluang bisnis sinergy eco racing - go berkah no riba, karya anak bangsa untuk Indonesia
 Hari ini :   35
 Bulan ini :   185
 Tahun ini :   3.009
 Total :   34.357
 Online :   1 User
    ::: Disclaimer :::    
Website www.membangunrasakebersamaan.com merupakan media promosi online, yang di kembangkan oleh mitra bisnis sinergy eco racing
Seluruh informasi terkait perusahaan dan produk sinergy eco racing merujuk ke situs resmi perusahaan
Tidak ada Klaim Bonus, Refund, atau Klaim apapun pada Pengelola Website ini
webidaman.com